Header Ads

-

Musibah Yang Menimpamu Itu Berasal Dari Perbuatanmu Sendiri

musibah
Musibah

Siapa yang di hidup ini tidak pernah mendapat masalah? Tentu kita memiliki masalah, baik itu masalah pribadi ataupun masalah lainnya. Jangan pernah terlalu menjadi masalah itu menjadi beban bagi kita, jadikanlah masalah itu sebagai cobaan dan ujian yang dapat membuat kita menjadi orang yang lebih baik lagi dari yang sebelumnya. Bukan hanya masalah, kita juga terkadang dapat musibah, musibah ini bisa berupa apa saja, misalnya bencana alam. Misalnya kita terkena banjir, ketika banjir datang kita seakan menyalahkan Allah yang telah memberikan banjir itu. Padahal tanpa disadari bahwa musibah itu adalah akibat dari perbuatan kita sendiri, misalnya membuang sampah tidak pada tempatnya, menebang pohon sembarangan, tidak ada daerah resapan air. Sehingga ketika hujan datang maka wajar saja terjadi banjir. Contoh lainnya adalah jika ada kebakaran hutan sehingga menimbulkan asap yang mengganggu. Kebakaran itu tidak terjadi dengan sendirinya, melainkan ada yang melakukan perbuatan itu. Siapa? Tentu saja manusia.

(Baca Juga : Para Nabi Saja Beristighfar)

Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu). (Q.S. Asy-Syuura : 30)


Karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala tidak mungkin berbuat zalim kepada hamba-Nya, akan tetapi hamba-Nya lah yang berbuat zalim terhadap dirinya sendiri.

Sesungguhnya Allah tidak berbuat zalim kepada manusia sedikitpun, akan tetapi manusia itulah yang berbuat zalim kepada diri mereka sendiri. (Q.S. Yunus : 44)


(Baca Juga : Ayat-Ayat Al-Quran Tentang Ilmu Geografi)

Jadi jangan pernah kita menyalahkan Allah jikalau kita sedang mendapatkan musibah. Tetapi tetap musibah itu terjadi atas kehendak Allah Subhanahu Wa Ta’ala, dan tentu kehendak Allah Ta’ala adalah kehendak yang terbaik untuk kita. Allah Ta’ala sangat sayang kepada kita, Dia tidak kita selalu dekat kepada-Nya. Makanya itu, kita harus selalu introspeksi diri kita sendiri, kita harus mengoreksi tentang apa-apa yang sudah kita lakukan selama ini.

Setelah kita introspeksi diri kita maka mari kita bersegera meraih ampunan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (Q.S. Ali ‘Imran : 133)


(Baca Juga : Apakah Merokok Haram?)

Semoga bermanfaat.

2 comments:

  1. Semoga ini bisa jadi pelajaran dan pengalaman bagi kita.. ijin share ya min ^^

    ReplyDelete

Powered by Blogger.