Header Ads

-

Hewan-Hewan Yang Disebut Namanya Secara Jelas di Al-Quran


Al-Quran
Al-Quran
Allah Tabaraka Wa Ta’ala banyak menyebut berbagai hewan di dalam kitab-Nya, berbagai penyebutan itu pasti memiliki hikmah tersendiri yang hanya Allah yang mengetahuinya, akan tetapi Dia juga memberitahu kita sebagian hikmahnya. Mau tahu apa-apa saja hewan yang disebut Al-Quran? Mari simak selengkapnya pada tulisan ini.

1. Sapi Betina

Allah menamakan salah satu surah di Al-Quran dengan nama Al-Baqarah yang berarti sapi betina, sapi betina di sini bermaksud kepada sapi betina yang disembah oleh Bani Israil sepeninggal Nabi Musa ‘alaihissalam yang sedang berada di Bukit Sinai.

Mereka menjawab: " Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami; sapi betina apakah itu." Musa menjawab: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu". (Q.S. Al-Baqarah : 68)
2. Serigala

Mereka berkata: "Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala; dan kamu sekali-kali tidak akan percaya kepada kami, sekalipun kami adalah orang-orang yang benar." (Q.S. Yusuf : 17)

Ayat di atas menjelaskan kebohongan saudara-saudara Nabi Yusuf ‘alaihissalam yang cemburu kepada Nabi Yusuf ‘alaihissalam. Mereka mengatakan bahwa beliau dimakan serigala, padahal Nabi Yusuf ‘alaihissalam dimasukkan ke dalam sumur oleh mereka.

3. Burung Hud-Hud

Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata: "Mengapa aku tidak melihat hud-hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir. (Q.S. An-Naml : 20)

Ayat di atas mengisahkan tentang Nabi Sulaiman ‘alaihissalam dan burung Hud-Hud.

4. Burung Gagak

Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil: "Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?" Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal. (Q.S. Al-Maa’idah : 31)

Ayat di atas mengisahkan tentang Qabil yang membunuh saudaranya (Habil), lalu Allah pun mengutus seekor burung gagak yang mengajari Qabil untuk menguburkan Habil. Pembunuhan ini adalah pembunuhan pertama yang dilakukan Bani Adam.

5. Burung

dengan ikhlas kepada Allah, tidak mempersekutukan sesuatu dengan Dia. Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh. (Q.S. Al-Hajj : 31)

Ayat ini menyebutkan burung secara global.

6. Ikan

Maka tatkala mereka sampai ke pertemuan dua buah laut itu, mereka lalai akan ikannya, lalu ikan itu melompat mengambil jalannya ke laut itu. (Q.S. Al-Kahf : 61)

Ayat di atas mengisahkan tentang Nabi Musa ‘alaihissalam bersama muridnya dan ikan.

7. Katak

Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa. (Q.S. Al-A’raaf : 133)

8. Kutu

Maka Kami kirimkan kepada mereka taufan, belalang, kutu, katak dan darah sebagai bukti yang jelas, tetapi mereka tetap menyombongkan diri dan mereka adalah kaum yang berdosa. (Q.S. Al-A’raaf : 133)

9. Belalang

sambil menundukkan pandangan-pandangan mereka keluar dari kuburan seakan-akan mereka belalang yang beterbangan (Q.S. Al-Qamar : 7)

Kutu, belalang dan katak adalah salah satu azab yang dikirimkan Allah kepada Fir’aun dan pasukannya yang durhaka kepada Allah ‘Azza Wa Jalla.

10. Anjing

Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir. (Q.S. Al-A’raaf : 176)

Ayat di atas adalah kisah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Allah Tabaraka Wa Ta’ala.

11. Babi

Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan atasmu (memakan) bangkai, darah, daging babi dan apa yang disembelih dengan menyebut nama selain Allah; tetapi barangsiapa yang terpaksa memakannya dengan tidak menganiaya dan tidak pula melampaui batas, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (Q.S. An-Nahl : 115)

Ayat di atas adalah salah satu larangan Allah untuk mengkonsumsi segala hal yang merupakan bagian dari babi.

12. Semut

Hingga apabila mereka sampai di lembah semut berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari"; (Q.S. An-Naml : 18)

Ayat di atas mengisahkan mengenai pasukan semut yang berusaha menghindar dari injakan kaki Nabi Sulaiman ‘alaihissalam dan tentaranya.

13. Lebah

Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah: "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia", (Q.S. An-Nahl : 68)

Ayat di atas merupakan wahyu Allah Subhanahu Wa Ta’ala kepada lebah.

(Baca Juga : Kisah Nabi Ishaq Lengkap)

14. Keledai

Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim. (Q.S. Al-Jumu’ah : 5)

Ayat di atas adalah perumpamaan orang-orang yang dipikulkan Taurat tetapi mereka tidak memikulnya.

15. Kuda

Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya (dirugikan). (Q.S. Al-Anfaal : 60)

Ayat di atas merupakan salah satu perintah Allah untuk mempersiapkan diri melawan musuh-musuh Allah dan juga musuh-musuh kita.

16. Bagal

dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. (Q.S. An-Nahl : 8)

Begal adalah keturunan silang antara keledai jantan dengan kuda betina, sehingga sekilas tampak seperti kuda ataupun keledai.

17. Gajah

Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah (Q.S. Al-Fiil : 1)

Ayat di atas berbicara mengenai pasukan gajah Abrahah berusaha menyerang Ka’bah akan tetapi Allah mengazab mereka dan menyelamatkan rumah-Nya.

18. Nyamuk

Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: "Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?." Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik, (Q.S. Al-Baqarah : 26)

Ayat di atas membahas tentang perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah daripada nyamuk.

19. Laba-Laba

Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui. (Q.S. Al-‘Ankabuut : 41)

Ayat di atas mengenai perihal laba-laba dan rumahnya.

20. Ular

Maka Musa menjatuhkan tongkat-nya, lalu seketika itu juga tongkat itu menjadi ular yang sebenarnya. (Q.S. Al-A’raaf : 107)

Ayat di atas berbicara mengenai tongkat Nabi Musa ‘alaihissalam yang berubah menjadi ular.

21. Salwa

Dan Kami naungi kamu dengan awan, dan Kami turunkan kepadamu "manna" dan "salwa". Makanlah dari makanan yang baik-baik yang telah Kami berikan kepadamu; dan tidaklah mereka menganiaya Kami; akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri. (Q.S. Al-Baqarah : 57)

Salwa adalah burung yang sebangsa burung puyuh dan merupakan salah satu nikmat yang diberikan Allah kepada Bani Israil kaum Nabi Musa ‘alaihissalam.

22. Kambing

Dan (ingatlah kisah) Daud dan Sulaiman, di waktu keduanya memberikan keputusan mengenai tanaman, karena tanaman itu dirusak oleh kambing-kambing kepunyaan kaumnya. Dan adalah Kami menyaksikan keputusan yang diberikan oleh mereka itu, (Q.S. Al-Anbiyaa’ : 78)

Ayat di atas adalah kisah keputusan Nabi Dawud ‘alaihissalam dan anaknya yaitu Nabi Sulaiman ‘alaihissalam terhadap kambing-kambing kepunyaan kaumnya yang merusakkan tanaman orang.

23. Domba

Dan kepada orang-orang Yahudi, Kami haramkan segala binatang yang berkuku dan dari sapi dan domba, Kami haramkan atas mereka lemak dari kedua binatang itu, selain lemak yang melekat di punggung keduanya atau yang di perut besar dan usus atau yang bercampur dengan tulang. Demikianlah Kami hukum mereka disebabkan kedurhakaan mereka; dan sesungguhnya Kami adalah Maha Benar. (Q.S. Al-An’aam : 146)

Ayat di atas mengenai tentang hukuman bagi orang-orang Yahudi karena tidak mentaati Allah Ta’ala

24. Unta

Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri terhadapnya, sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. (Q.S. Al-A’raaf : 40)

25. Lalat

Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalatpun, walaupun mereka bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka, tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah. (Q.S. Al-Hajj : 73)

Ayat di atas menjelaskan bahwa segala sesuatu yang kita seru selain Allah tidak akan mampu menciptakan seekor lalatpun walaupun mereka bersatu. Begitu lemahnya mereka dan memang ini terbukti.

Itulah berbagai hewan-hewan yang disebutkan di dalam Al-Quranul Karim, sudah seharusnya kita mengkaji lagi ayat-ayat Al-Quran dan mengambil berbagai hikmah serta pelajaran yang terdapat di dalamnya. Karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah mengistimewakan Al-Quran, melebihkan Al-Quran, menjadikan Al-Quran petunjuk dan menjadikan Al-Quran sebagai pegangan kehidupan kita sehari-hari.
Semoga bermanfaat.

No comments

Powered by Blogger.