Apakah Tuhan Berkenan Menerima Korban Bakaran Atau Tidak?


Korban Bakaran
Korban Bakaran

Orang-orang Kristen mengatakan bahwasannya Alkitab adalah firman Tuhan dan tidak terdapat kesalahan ataupun kontradiksi di dalamnya. Akan tetapi jikalau kita lihat isinya, entah disadari oleh orang-orang Kristen atau tidak bahwa memang banyak sekali isi Alkitab yang berkontradiksi, membantah satu dengan yang lainnya, terdapat kesalahan ilmiah bahkan kesalahan ajaran. Trinitas yang menjadi akidah utama orang-orang Kristen saja sejatinya tidak terdapat di Alkitab, ayat-ayat yang berbicara mengenai Trinitas ternyata adalah tambahan dan sisipan dari pihak Gereja dan beberapa oknum lainnya untuk membenarkan akidah mereka. Akan tetapi yang uniknya para ahli agama Kristen itu juga yang menyatakan bahwa ayat-ayat Trinitas adalah sisipan belaka. Salah satu kontradiksi yang akan kita bahas pada tulisan ini adalah mengenai apakah Tuhan berkenan menerima korban (kurban) bakaran.

(Baca Juga : Benarkah Yesus Tuhan?)

Perhatikanlah ayat di bawah ini,

Sungguh, pada waktu Aku membawa nenek moyangmu keluar dari tanah Mesir Aku tidak mengatakan atau memerintahkan kepada mereka sesuatu tentang korban bakaran dan korban sembelihan; (Yeremia 7 : 22)

Dan sangat berkontradiksi dengan ayat di bawah ini,

Kaubuatlah bagi-Ku mezbah dari tanah dan persembahkanlah di atasnya korban bakaranmu dan korban keselamatanmu, kambing dombamu dan lembu sapimu. Pada setiap tempat yang Kutentukan menjadi tempat peringatan bagi nama-Ku, Aku akan datang kepadamu dan memberkati engkau. (Keluaran 20 : 24)

Pada ayat pertama yakni kitab Yeremia pasal 7 ayat ke 22 disebutkan bahwa “Aku (Tuhan) tidak mengatakan atau memerintahkan kepada mereka sesuatu tentang korban bakaran dan korban sembelihan.” Sedangkan pada ayat kedua yakni kitab Keluaran pasal 20 ayat 24 disebutkan bahwa “Kaubuatlah bagi-Ku (Tuhan) mezbah dari tanah dan persembahkanlah di atasnya korban bakaranmu.”
Lihatlah kontradiksi pada kedua ayat di atas, ayat yang satu mengatakan bahwa Tuhan tidak memerintahkan korban bakaran, sedangkan ayat yang lainnya menyatakan bahwa Tuhan memerintahkan untuk mempersembahkan korban bakaran. Mana yang anda anggap sebagai firman Tuhan dan mana yang anggap sebagai ayat palsu? Karena tidak mungkin keduanya adalah firman Tuhan. Mungkinkah Tuhan berfirman pada suatu saat dan kemudian membantahnya sendiri pada saat yang lainnya? Tentu saja tidak mungkin. Bahkan bisa saja kedua ayat tersebut adalah palsu karena sisipan. Itu bisa saja terjadi dan siapa yang mengetahui hal ini? Jadi mana yang anda anggap sebagai firman Tuhan? Ayat pada kitab Yeremia ataukah Keluaran? Apapun jawaban anda tetap saja menunjukkan kontradiksi Alkitab. Maka dari itu sudah seharusnya umat Kristen menyadari dan segera mengintrospeksi diri mereka akan keyakinan yang mereka anut. Ini bukan persoalan uang ataupun jabatan, tetapi ini perkara iman yang tidak bisa dimain-mainkan dan akan berpengaruh sampai kepada hari Akhir kelak.

Untuk itulah saya mengajak kepada semua orang-orang Kristen di mana saja berada, tidak perduli di Indonesia, Malaysia, Amerika Serikat, bahkan Vatikan sekalipun untuk masuk ke dalam agama Islam. Sadarlah dan taubatlah, sebelum kematian terjadi. Ketika maut sudah tiba waktunya maka tidak akan berguna lagi taubat seseorang. Apakah kita harus menunggu sampai detik-detik kewafatan kita baru bertaubat? Tentu saja tidak. Karena tidak ada yang tahu kapan seseorang akan mati, bahkan seorang peramal terhebat pun tidak mengetahui di usia berapa dia akan mati.

Jadi, itu semua adalah urusan Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Saya mengajak kepada semua orang Kristen di seluruh dunia, masuk Islamlah dan segeralah bertaubat kepada Allah. Dengan masuk Islam maka dosa-dosa kalian yang telah lalu akan diampuni oleh Allah Ta’ala dan dengan Islamlah kita akan mendapatkan kebahagiaan yang hakiki. Dengan Islamlah kita akan menjalani hidup yang benar dan tanpa Islam kita tidak akan bisa masuk ke dalam surganya Allah Tabaraka Wa Ta’ala. Untuk itu masuk Islamlah, niscaya kalian akan menjadi pribadi yang lebih hebat dan lebih baik lagi.
Semoga Allah Ta’ala membimbing orang-orang Kristen untuk masuk ke dalam agama Islam.
Share on Google Plus

- Yusri Triadi

liputanalquran.com
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment