Header Ads

-

Ali ‘Imran Atau Al-‘Imran? Mana Yang Benar?


Ali 'Imran Atau Al-'Imran?
Ali 'Imran Atau Al-'Imran?
Pengetahuan Al-Quran sangatlah penting. Pengetahuan Al-Quran bukanlah sekedar mengetahui bahwa Al-Quran itu berbahasa Arab, diturunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam melalui Malaikat Jibril, terdiri dari 114 surah dan lebih dari 6.000 ayat, dan lain sebagainya. Akan tetapi pengetahuan Al-Quran itu lebih dalam lagi dan lebih dikaji lagi. Fungsi dan tujuannya tentu saja menambah wawasan kita dan menambah kecintaan kita terhadap Kitabullah. Pada tulisan kali ini kita akan membahas mengenai salah satu perselisihan yang mungkin terjadi di kalangan masyarakat kita. Perselisihannya adalah apa sebenarnya nama surah ketiga di Al-Quran, apakah “Ali ‘Imran” ataukah “Al-Imran”?

(Baca Juga : Hanya Mengikuti Al-Quran dan Meninggalkan Hadits?)

Perselisihan ini terjadi mungkin disebabkan karena surah Al-Quran biasanya menggunakan “Al”, bukannya “Ali”. Akan tetapi mana sebenarnya yang benar? Ali ‘Imran atau Al-Imran? Jawabannya ada di dalam surah itu sendiri

Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga 'Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing), (Q.S. Ali ‘Imran : 33)

Ayat di atas menyebutkan tentang keutamaan Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga ‘Imran. Pada ayat di atas menyebutkan “wa ala ‘imron” yang berarti “keluarga ‘imran”. Pada ayat ini tidak disebut “Al-‘Imran”, akan tetapi “aala ‘imran”. Karena kalau kita tinjau dari segi bahasa maka akan jauh sekali. Kalau Al-‘Imran artinya Surah ‘Imran. Sedangkan kalau Ali ‘Imran artinya Keluarga ‘Imran.

Jadi sudah jelas mana yang benar dan mana yang salah. Yang benar adalah “Ali ‘Imran” dan artinya adalah Keluarga ‘Imran. Ini adalah salah satu keutamaan besar bagi keluarga ‘Imran, karena di antara 114 surah di Al-Quran hanya keluarga ‘Imran saja yang dijadikan sebagai nama surah.

(Baca Juga : Ayat Al-Quran Tentang Bidadari)

Kembali kepada persoalan nama Surah di Al-Quran. Mungkin ada juga yang bertanya-tanya siapa sebenarnya yang menentukan nama surah di Al-Quran. Yang menentukan nama Surah adalah Allah Ta’ala berdasarkan petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Akan tetapi memang ada yang secara langsung nabi berikan nama suatu surah dan ada yang tidak. Jadi sebenarnya permasalahan surah Al-Quran ini sangat penting. Dengan nama surah kita lebih mudah membaca Al-Quran, menghafalkannya dan menemukan ayatnya. Bayangkan saja kalau tidak ada namanya maka akan sulit sekali menghafalnya dan mencari ayat-ayatnya. Yang paling penting tentu saja adalah isi surahnya, yakni ayat-ayatnya.

Karena terkadang ada orang yang menamakan surah yang berbeda seperti Surah ke-40, apakah Surah Ghafir ataukah Al-Mu’min, dan juga seperti surah ke-17, apakah surah Bani Israil ataukah Al-Israa’. Ini bukanlah permasalahan yang besar karena keduanya sama-sama bisa dipakai. Yang terpenting jangan terlalu menyimpang dan jangan menyalahi petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Seperti misalnya surah Al-Imran ataukah Ali ‘Imran, ini berbeda dengan persoalan surah Ghafir dan Al-Mu’min. Kalau permasalahan Surah Ali ‘Imran ini sangat penting karena isi surahnya menyatakan Ali ‘Imran, bukan Al-Imran. Bahkan penyebutan Ali ‘Imran juga secara jelas disebutkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat beliau menjelaskan keutamaan surah Az-Zahrowain (dua surah cahaya) yaitu Al-Baqarah dan Ali ‘Imran. Hal ini sebagaimana yang tertera pada Hadits Riwayat Muslim nomor 1910.

Jadi sekali lagi dipertegas di sini bahwa yang benar adalah Ali ‘Imran, bukanlah Al-‘Imran. Semoga pembahasan kita kali ini menambah wawasan kita dan kecintaan kita terhadap Al-Quran, Kitabullah Subhanahu Wa Ta’ala.

(Baca Juga : Dua Syarat Diterimanya Amal Ibadah)

Semoga bermanfaat.

No comments

Powered by Blogger.