Header Ads

-

Hukum Bermain Facebook, Twitter dan Instagram


Bermain Facebook Hukumnya Apa?
Bermain Facebook Hukumnya Apa?
Di zaman yang serba canggih saat ini banyak sekali pekerjaan yang dapat dilakukan dengan mudah dan cepat tanpa membuang-buang tenaga. Saat ini berkomunikasi tidak sesulit dulu yang harus menggunakan surat. Itulah perkembangan teknologi yang semakin hari semakin canggih saja. Kalau kita tidak dapat mengikuti perkembangan zaman maka kita bisa tertinggal. Di zaman sekarang ini siapa yang tidak mengenal facebook, twitter, blackberry, instagram, line dan whatsapp? Hampir seluruh orang di muka bumi ini mengetahuinya bahkan memilikinya. Berbagai dampak pun dapat kita terima darinya, baik itu dampak positif dan dampak negatif. Kalau pengguna yang cerdas tentu saja akan memperoleh banyak dampak positif. Akan tetapi sebaliknya, jikalau teknologi seperti ini digunakan secara tidak cerdas maka akan memperoleh dampak negatif yang banyak pula.

Akan tetapi bagaimana pandangan Islam mengenai facebook, twitter dan sejenisnya ini? Bagaimana hukum bermain facebook, instagram, twitter, dan lain-lain? Hukumnya adalah boleh. Selama digunakan tidak melanggar ketentuan syariat Islam maka diperbolehkan. Bahkan menggunakan facebook dan twitter dapat menghasilkan pahala. Seperti digunakan untuk menyebarkan ayat-ayat Al-Quran, menyebarkan hadits, membagi ilmu pengetahuan yang bermanfaat, berdakwah menyebarkan Islam dan lain-lain yang semisalnya.

kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (Q.S. Al-‘Ashr : 3)

Dan janganlah sekali-kali mereka dapat menghalangimu dari (menyampaikan) ayat-ayat Allah, sesudah ayat-ayat itu diturunkan kepadamu, dan serulah mereka kepada (jalan) Tuhanmu, dan janganlah sekali-sekali kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. (Q.S. Al-Qashash : 87)


Akan tetapi kalau digunakan untuk membuat status-status galau seperti kebanyakan remaja saat ini maka itu adalah perkara yang sia-sia.

Sangat disayangkan bila teknologi canggih tidak digunakan untuk hal kebaikan. Kebanyakan remaja bahkan menjadikan media sosial seperti facebook untuk saling ejek-mengejek, mengumbar aurat, memamerkan diri, dan dipakai untuk sarana berzina. Kenapa facebook tidak digunakan untuk berkomunikasi dengan teman kita agar menjalin pertemanan yang baik? Kenapa twitter dan line tidak dijadikan sebagai sarana untuk berdakwah dan menyampaikan ayat-ayat Allah? Kenapa banyak di antara kita yang menggunakannya untuk melakukan perbuatan maksiat dan perbuatan yang sia-sia? Bahkan karena asik dengan bermain media sosial bisa melalaikan kita dari sholat. Ini sudah bentuk perbuatan dosa dan diharamkan karena melakukan aktifitas yang tidak penting sampai-sampai mengulur waktu sholat bahkan meninggalkan sholat.

Jadi bermain facebook, twitter dan instagram juga bisa menjadi haram misalnya digunakan untuk menghina orang lain, mengumbar aurat, sarana berzina (pacaran) dan yang semisalnya. Hukum bermain facebook juga bisa menjadi haram kalau dimainkan sampai melalaikan kita terhadap perintah orang tua kita dan melalaikan kita dari sholat.

Maka kecelakaanlah bagi orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, (Q.S. Al-Maa’uun : 4-5)

Hai manusia, sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka sekali-kali janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah. (Q.S. Faathir : 5)


Maka dari itu hukum bermain facebook, twitter dan semacamnya boleh dan dapat berubah hukumnya menjadi haram. Hukumnya boleh jikalau digunakan untuk mencari ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan bisa bernilai pahala jika digunakan untuk berdakwah. Akan tetapi hukumnya bisa menjadi haram jika digunakan untuk melakukan perbuatan dosa dan meninggalkan kewajiban kita.

Maka dari itu gunakanlah facebook dan media-media sosial lainnya untuk hal-hal yang baik. Daripada melakukan sebuah perbuatan maksiat lebih baik kita membaca Al-Quran. Waktu terlalu sayang digunakan untuk hal yang sia-sia dan terbuang percuma jika digunakan untuk bermaksiat kepada Allah. Bisa saja ketika kita bermain media sosial dan di saat itu juga Allah mencabut nyawa kita, maka alangkah ruginya orang yang seperti itu. Maka dari itu pesan saya gunakanlah media sosial secara bijak dan cerdas. Kalau tidak mampu melakukannya maka lebih baik tinggalkan media sosial itu dan bacalah Al-Quran atau lakukan hal yang bermanfaat lainnya.

Sebagai penutup mari kita renungi ayat di bawah ini saudara-saudaraku

Katakanlah: "Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?" Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. (Q.S. Al-Kahf : 103-104)


Semoga bermanfaat.

No comments

Powered by Blogger.