Benarkah Nabi Muhammad Orang Gila?


Muhammad Tidak Gila
Muhammad Tidak Gila

Banyak sekali tuduhan yang diberikan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Padahal beliau hanyalah seorang utusan Allah yang ingin mengajak umat manusia kepada jalan kebenaran. Akan tetapi ada saja orang yang membencinya bahkan menganggapnya sebagai orang gila. Benarkah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang gila? Demi Allah, beliau tidaklah gila dan Allah sendiri yang menyatakannya,

Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah sekali-kali orang yang gila. (Q.S. At-Takwiir : 22)

berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila. (Q.S. Al-Qalam : 2)

kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak pula keliru. (Q.S. An-Najm : 2)

Padahal Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajak kepada jalan yang benar.

Apakah (mereka lalai) dan tidak memikirkan bahwa teman mereka (Muhammad) tidak berpenyakit gila. Dia (Muhammad itu) tidak lain hanyalah seorang pemberi peringatan lagi pemberi penjelasan. (Q.S. Al-A’raaf : 184)

Atau (apakah patut) mereka berkata: "Padanya (Muhammad) ada penyakit gila." Sebenarnya dia telah membawa kebenaran kepada mereka, dan kebanyakan mereka benci kepada kebenaran itu. (Q.S. Al-Mu’minuun : 70)

Akan tetapi mereka tetap berpaling dari kebenaran tersebut dan mengatakan bahwa Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam orang gila.

kemudian mereka berpaling daripadanya dan berkata: "Dia adalah seorang yang menerima ajaran (dari orang lain) lagi pula seorang yang gila. (Q.S. Al-Hijr : 6)

Di antara deretan tuduhan-tuduhan yang dianggap orang-orang kafir sebagai “kegilaan” Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Muhammad menyuruh umatnya meminum air kencing unta betina, Muhammad mengatakan malaikat memiliki banyak sayap sehingga bumi ini penuh dengan sayap para malaikat tersebut, Muhammad memiliki banyak istri, Muhammad seorang psikopat, Muhammad mengatakan bahwa dia adalah nabi, Muhammad mengaku-ngaku mendapat wahyu dari Tuhan, Muhammad menyalin kitab-kitab terdahulu, Muhammad tidak mungkin nabi karena jaraknya terlalu jauh dengan Nabi ‘Isa, Muhammad mengatakan bahwa dia membelah bulan dan lain sebagainya.

Apakah seorang nabi salah jika dia mengaku seorang nabi? Apakah seorang nabi mengatakan dia malaikat? Apakah seorang nabi mengatakan bahwa dia bukanlah nabi? Apakah salah jika dia seorang nabi? Mengapa kalian begitu membencinya? Apakah dia menghina kalian? Apakah dia menyuruh kalian mengerjakan perbuatan buruk? Apakah dia menyuruh kalian minum minuman keras? Apakah dia menyuruh kalian membunuh sesama? Apakah dia menyuruh kalian berzina? Apakah dia merugikan kalian? Apa tindakan dia yang salah? Jika memang dia seorang nabi kenapa kalian begitu menentangnya. Tanda-tanda kenabiannya sudah ada bahkan sejak dia masih kecil. Semua mukjizat dan tanda-tanda kenabiannya sudah terlihat jelas. Akan tetapi kalian seakan dibutakan dengan kebenaran. Meskipun jarak kenabiannya dengan Nabi ‘Isa ‘alaihissalam sangat jauh yaitu sekitar 500-600 tahun akan tetapi kalau dia memang seorang nabi apa salahnya kita mempercayainya? Kalau memang dia utusan Allah apa salahnya kita mengikutinya. Nabi ‘Isa dan para nabi juga dulu dianggap orang-orang sekitarnya bukanlah seorang nabi, mereka dicaci, bahkan ada yang dibunuh. Kenapa kita mempercayai mereka? Karena mereka memang utusan Allah, mereka saling membenarkan satu sama lainnya dan menyampaikan risalah dari Allah Yang Maha Esa.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seorang nabi, dia tidaklah gila. Apa buktinya dia gila? Apakah masalah beliau memiliki banyak istri? Kenapa beliau memiliki banyak istri? Jawabannya adalah karena semua pernikahan beliau dilaksanakan berdasarkan wahyu Allah, bukan berdasarkan keinginannya sendiri. Apakah masalah ajaran beliau? Ajaran mana yang bermasalah? Apakah dia ajarannya meniru-niru para nabi sebelumnya? Dia bukanlah peniru, akan tetapi kalau memang dia utusan Allah wajar saja ada ajaran yang sama, Nabi Musa dan Nabi ‘Isa juga memiliki banyak kesamaan ajaran akan tetapi kenapa Nabi ‘Isa tidak dianggap meniru ajaran Nabi Musa? Wajar saja ajaran mereka ada yang sama, karena ajaran tersebut datangnya dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Lalu alasan apa yang menjadikan Muhammad orang gila? Apakah karena pengetahuannya tentang malaikat yang begitu banyak? Dia bukanlah sok tahu, bukan juga meniru dari orang-orang, akan tetapi semua perkataannya dan perbuatannya dilandaskan atas wahyu yang datang dari Tuhan. Wajar saja dia mengetahui beberapa perkara yang gaib dan perkara di masa yang akan datang karena semua itu wahyu yang diterimanya. Kenapa kalian begitu sulit menerimanya? Jawabannya sederhana. Di dalam diri kalian sudah ditanamkan kebencian terhadap Islam dan Muhammad, sehingga segala hal yang berhubungan dengan Islam pasti kalian tolak. Dari kecil kalian sudah ditanamkan kebencian oleh keluarga kalian, orang-orang sekitar kalian bahkan para pemuka agama kalian. Jadi diri kalian terus terpacu dan terus termotivasi untuk membenci Islam dan Muhammad.

Pesan saya, bacalah sejarah hidup Nabi Muhammad yang ada pada buku-buku Islam, bukan buku-buku yang menghina sosok Muhammad, karena mereka yang menghina Nabi Muhammad adalah orang yang dibutakan dengan kebenaran dan orang yang berdusta. Bacalah sejarah hidup beliau, mulai dari beliau saat masih dalam kandungan sampai beliau wafat menghadap Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Bacalah Al-Quran, tidak usah dalam bahasa Arabnya, cukup baca saja terjemahannya yang menurut kalian itu mudah. Bacalah Al-Quran dengan fikiran yang bersih, dengan hati yang jernih dan terbuka, hilangkan semua dendam dan kebencian terhadap Islam, bacalah dan lihatlah apa yang ada di dalamnya. Insya Allah dengan izin Allah hati kalian yang sebelumnya keras seperti batu akan hancur seperti air sungai yang mengikis kerasnya batu. Kalau kebenaran sudah tampak pada kalian maka ikutilah kebenaran tersebut, jika belum mendapat keyakinan yang kuat berdoalah kepada Tuhan agar diberi petunjuk, berdoalah kepada Tuhannya manusia, bukan Trinitas dan juga bukan kepada Yesus. Kalau hati kalian sudah mantap tetapi keluarga masih belum menyetujuinya maka jangan terlalu memaksa mereka, pergilah ke tempat ustadz-ustadz setempat ataupun ajaklah keluarga untuk masuk Islam. Insya Allah dengan pertolongan Allah itu semua akan dimudahkan.

Semoga bermanfaat.
Share on Google Plus

- Yusri Triadi

liputanalquran.com
    Blogger Comment
    Facebook Comment

1 komentar:

  1. http://islamagamasetan.blogspot.com/2015/04/blog-muhammad-terima-wahyu-keliru-yang.html

    ReplyDelete